7 Bau Vagina dan Artinya Bagi Kesehatan Reproduksi Wanita Halaman all

KOMPAS.com – Vagina wanita dapat mengeluarkan bau yang berbeda-beda setiap saat.

Perubahan bau pada vagina wanita dapat menjaga kebersihan, siklus haid, kondisi tubuh, sampai masalah kesehatan.

Dilansir dari Healthline, vagina baunya berubah-ubah lantaran area kewanitaan menjadi rumah bagi miliaran bakteri.

Bakteri ini ada yang bermanfaat bagi tubuh, dan sebagian lainnya menyebabkan penyakit.

Baca juga: Variasi Vagina: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Selain itu, selangkangan di dekat vagina memiliki banyak tanda keringat. Kondisi ini membuat vagina rentan mengeluarkan bau atau aroma tertentu.

Berikut penjelasan lebih lanjut beberapa penyebab bau vagina dan artinya bagi kesehatan pers wanita.

Vagina bau asam pada umumnya normal. Aroma asam ini mirip dengan makanan yang difermentasi seperti yogurt atau roti.

Penyebab vagina bau asam atau kecut ini, kadar keasaman (pH) vagina yang cenderung asam.

Vagina normal memiliki pH antara 3,8 sampai 4,5. Hal itu data keberadaan bakteri baik lactobacilli yang melindungi tubuh dari pertumbuhan berlebih bakteri jahat.

Baca juga: Penyebab Benjolan di Vagina dan Cara Menghilangkannya

2. Penyebab vagina bau mirip logam

Bau vagina terkadang mirip logam tembaga. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan tidak perlu dikhawatirkan.

Alasan kenapa vagina bau mirip logam bisa berasal dari darah saat haid atau menstruasi.

Darah umumnya mengandung zat besi yang aromanya mirip logam. Selama berlangsung, darah dan jaringan pelapis rahim meluruh keluar melalui vagina.

Selain itu, bau vagina mirip tembaga juga bisa berasal dari cairan kewanitaan yang bertemu dengan air mani saat berhubungan seks.

Air mani dapat mengubah tingkat kadar keasaman vagina dan menyebabkan vagina bau logam.

3. Penyebab vagina bau manis

Bau vagina terasa manis pada umumnya juga bukan masalah kesehatan yang perlu dikhawatirkan.

Penyebab vagina bau manis berasal dari pertumbuhan bakteri baik di vagina.

4. Penyebab vagina bau tak sedap seperti amonia

Bau vagina tak sedap seperti amonia bisa jadi tanda ada masalah di organ kewanitaan.

Penyebab vagina bau tak sedap seperti amonia kebanyakan berasal dari infeksi bakteri.

Selain vagina bau, gejala infeksi bakteri di vagina yakni keputihan berwarna kelabu atau kehijauan, gatal atau panas pada vagina, dan nyeri saat kencing atau hubungan seks.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Vagina Gatal Sesuai Penyebabnya

5. Penyebab vagina bau keringat

Bau vagina terkadang mirip dengan bau tubuh wanita. Alasan kenapa vagina bau berkeringat berasal dari keringat di selangkangan.

Aroma ini biasanya tidak terlalu tajam. Tapi, dalam kondisi stres dan cemas, keringat akan lebih aktif memproduksi keringat.

Cairan keringat sebenarnya tidak bau. Tapi, keringat keringat lembab bertemu bakteri di vagina, hal itu bisa menyebabkan bau keringat jadi tak sedap.

Bau vagina yang amis tidak boleh disepelekan. Penyebab vagina bau amis dapat berasal dari infeksi bakteri atau penyakit menular seksual.

Penyakit seksual umumnya bisa disembuhkan dan mudah diobati dengan antibiotik.

Sesuatu yang menyepelekan vagina bau amis, karena jika tidak berhubungan dengan tepat, kesehatan bisa tidak terganggu.

Baca juga: Gejala Infeksi Jamur Vagina dan Penyebabnya

7. Penyebab vagina bau busuk

Bau busuk menyengat yang keluar dari vagina juga tidak boleh diabaikan. Penyebab vagina bau busuk umumnya berasal dari kebersihan area intim yang buruk.

Selain itu, busuk vagina juga bisa jadi infeksi atau gejala penyakit yang menyerang tanda organ.

Melansir Klinik Mayo, beberapa penyakit yang menyebabkan vagina bau busuk antara lain trikomoniasis, fistula rektovaginal, sampai kanker serviks.

Konsultasikan ke dokter jika bau vagina tak sedap gejala demam, gatal atau panas vagina, sakit saat berhubungan seks atau kencing, muncul keputihan dengan bau tak sedap, dan ada pendarahan di luar siklus haid.

Ke sembarangan menghilangkan bau vagina dengan sabun, deodoran, atau pewangi khusus. Hal itu justru bisa mengiritasi vagina.