Aksesori Mobil Yang Mungkin Tidak Dipasang

Aksesori Mobil Yang Mungkin Tidak Dipasang

Modifikasi mobil sudah menjadi tren bagi sebagian pemilik mobil. Tanpa modifikasi, pesona sebuah mobil dianggap kurang menarik untuk dikendarai. Tentu saja, pemilik mobil diperbolehkan untuk mendandani kendaraan pribadi mereka sesuka mereka, selama mereka tidak mengganggu ketertiban umum.

Namun, proses modifikasi sering disalahgunakan oleh pemilik mobil. Mereka sering menambahkan aksesori yang dilarang oleh otoritas terutama jika mobil standar. Akibatnya, mereka didenda sebanyak yang diatur dalam undang-undang.

Sekarang, agar tetap aman tanpa didenda, ini adalah jenis aksesori mobil yang harus Anda hindari seperti dikutip.

Pasang Rotator atau Lampu Strobo

Dekorasi mobil dengan lampu strobo dan rotator membuatnya terlihat lebih keren. Namun, Anda perlu menyiapkan dompet tebal saat bepergian dengan lampu ini. Jika polisi melihat mobil Anda dipasang dengan lampu sorot dan rotator, peluit akan berbunyi sebagai peringatan untuk turun dari jalan raya.

Untuk lampu rotator, ada tiga warna. Setiap warna memiliki arti berbeda dan hanya bisa digunakan oleh pihak berwenang dan pihak berwenang. Maka Anda juga dilarang memasang lampu ini di mobil pribadi. Hanya menginstal satu warna tidak diperbolehkan, terutama jika Anda menginstal tiga warna sekaligus. (Baca Juga: Cara Mengendarai Mobil dengan Aman di Saat Hujan)

Nomor Lisensi Mobil Trolling

Setiap kendaraan harus selalu dilengkapi dengan plat nomor yang terdiri dari kombinasi angka dan huruf. Nah, semua itu sudah ditentukan oleh pihak berwenang. Jika Anda mengutak-atik atau mengubah tampilan pelat nomor, itu dianggap melanggar ketentuan yang ada.

Misalnya, plat nomor mobil Anda terdiri dari empat angka dan dua huruf. Kemudian Anda hanya memasukkan satu nomor pada plat nomor yang dicetak, sedangkan sisanya diganti dengan huruf, dan dengan spasi yang salah.

Padahal, jarak antara huruf dan angka pada mobil juga memiliki aturan. Namun, pengguna mobil sering membuat jarak yang terlalu dekat atau terlalu jauh sehingga plat nomor terlihat bagus. Padahal tindakan ini sangat dilarang oleh polisi.

Menggunakan Knalpot Mobil Balap

Mengganti knalpot mobil sudah menjadi kebiasaan bagi pria saat memodifikasi mobil. Tentu saja, mengganti knalpot diperbolehkan, asal bukan knalpot mobil balap. Jenis muffler ini memiliki suara yang terlalu ekstrim dan dapat menyebabkan keributan. Suaranya sering memancing emosi, terutama ketika terjebak dalam kemacetan lalu lintas yang super.
Knalpot balap hanya digunakan untuk mobil balap, bukan untuk mobil penumpang. Jika Anda ingin memasang muffler, Anda perlu berpikir lagi. Daripada membayar gaji Anda untuk membayar denda, lebih baik tidak memasang muffler ini. Gunakan uang itu untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti menabung dan berinvestasi. (Baca Juga: Daftar Asuransi Mobil Terbaik di Indonesia dan Tips Memilih)

Pasang Lampu HID

Sama seperti lampu rotator, lampu HID (lampu debit intensitas tinggi) biasanya dipasang sehingga mobil terlihat elegan. Namun, apa pun kekuatannya, niat untuk membuat kendaraan terlihat eksklusif malah gagal karena lampu depan HID tidak direkomendasikan untuk pengguna mobil sama sekali.

Pemasangan lampu HID pada kendaraan roda empat tidak diizinkan karena intensitas cahaya dari lampu HID dapat membahayakan pengemudi lain di belakang Anda. Jika Anda lupa mengatur intensitas cahaya ke level yang lebih rendah, ada driver lain yang dapat menabrak karena cahaya yang dipantulkan dari lampu HID.

Mematuhi Peraturan yang Berlaku

Aturan telah dibuat sedemikian rupa untuk mendorong ketertiban. Untuk melindungi perjalanan Anda dengan aman ke tujuan Anda tanpa suara peluit dari polisi lalu lintas, patuhi peraturan yang berlaku di Indonesia.

Hindari menambahkan aksesori mobil yang terlalu ekstrem, terutama 4 jenis aksesori di atas. Lebih baik menggunakan aksesori mobil standar. Selain menghemat biaya, Anda tidak akan didenda sekitar Rp. 500 ribu atau lebih saat berkendara. Asesoris Mobil Yang Mungkin Tidak Dipasang

Modifikasi mobil sudah menjadi tren bagi sebagian pemilik mobil. Tanpa perubahan, pesona sebuah mobil dianggap kurang menarik untuk dikendarai. Tentu saja, pemilik mobil diperbolehkan untuk mendandani kendaraan pribadi mereka sesuka mereka, selama mereka tidak mengganggu ketertiban umum.

Namun, proses modifikasi sering disalahgunakan oleh pemilik mobil. Mereka sering menambahkan aksesori yang dilarang oleh otoritas, terutama jika standar mobil. Akibatnya, mereka didenda sebanyak yang diatur dalam undang-undang.


Pasang Rotator atau Lampu Strobo

Dekorasi mobil dengan lampu strobo dan rotator memang membuatnya terlihat lebih rapi. Namun, Anda perlu menyiapkan dompet tebal saat bepergian dengan lampu ini. Jika polisi melihat mobil Anda dipasang dengan lampu sorot dan rotator, peluit akan berbunyi sebagai peringatan untuk turun dari jalan raya.

Untuk lampu rotator, ada tiga warna. Setiap warna memiliki arti berbeda dan hanya bisa digunakan oleh pihak berwenang dan pihak berwenang. Maka Anda juga dilarang memasang lampu ini di mobil pribadi. Hanya memperkenalkan satu warna tidak diperbolehkan, terutama jika Anda menghubungkan tiga warna sekaligus. (Baca Juga: Cara Mengendarai Mobil dengan Aman di Saat Hujan)

Nomor Lisensi Mobil Trolling

Setiap kendaraan harus selalu dilengkapi dengan plat nomor yang terdiri dari kombinasi angka dan huruf. Nah, semua itu sudah ditentukan oleh pihak berwenang. Jika Anda mengutak-atik atau mengubah tampilan pelat nomor, itu dianggap melanggar ketentuan yang ada.

Misalnya, plat nomor mobil Anda terdiri dari empat angka dan dua huruf. Kemudian Anda hanya memasukkan satu nama pada plat nomor yang dicetak, sedangkan sisanya diganti dengan pesan dan dengan spasi yang salah.

Jarak antara huruf dan angka pada mobil juga memiliki aturan. Namun, pengguna mobil sering membuat jarak yang terlalu dekat atau terlalu jauh sehingga plat nomor terlihat bagus meskipun polisi dengan tegas melarang tindakan ini.

Silahkan share apa yang anda tahu, teman juga tahu...
Share on Facebook
Facebook
0Pin on Pinterest
Pinterest
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

AKDSEO